Banyak hal atau peristiwa yang kita hadapi dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Adapun manusia merupakan makhluk yang memiliki keterbatasan dalam berbagai hal. Sehingga kerap kali manusia terjebak dalam berbagai kesalahpahaman, baik dalam memahami peristiwa, menafsirkan ucapan, maupun menilai sikap orang lain. Kesalahpahaman sering lahir bukan semata karena niat buruk, melainkan karena keterbatasan sudut pandang, emosi yang belum terkelola, serta prasangka yang dibiarkan tumbuh tanpa klarifikasi. Akibatnya, hubungan yang semula hangat dapat berubah renggang, kepercayaan perlahan terkikis, dan hati menjadi dipenuhi oleh penilaian yang tidak adil.
Untuk itu, guna meminimalisir atau menghindari adanya kesalahpahaman perlu kita biasakan melalui beberapa hal berikut. Biasakan diri untuk memiliki pikiran yang tenang sehingga bisa menilai sesuatu secara objektif. Kemudian pastikan ketika ada masalah cari tahu terlebih dahulu akar masalah atau pun fakta yang terjadi. Biasakan berkomunikasi dengan jelas dan berkelanjutan. Selain itu, ikhtiar spiritual yang dapat kita lakukan adalah dengan membiasakan diri untuk membaca shalawat nuril mubin.
صَلَّى اللَّهُ رَبُّنَا عَلَى نُوْرِ الْمُبِيْنِ أَحْمَدَ الْمُصْطَفَى سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
Ṣallā Allāhu rabbunā ‘alā nūr al-mubīn Aḥmada al-muṣṭafā sayyidi al-mursalīn wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi ajma‘īn.
”Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada cahaya yang nyata. Muhammad yang terpilih sebagai penghulu dan rasul terakhir dan semoga tercurah kepada sahabatnya. Serta keluarga, sahabat dan kita semua.”
Shalawat ini bisa dibaca setelah selesainya suatu perkumpulan atau majelis. Biasanya di Pondok Pesantren An-Nawawi sendiri, shalawat ini dibaca sebanyak tiga kali. Adapun faedah dari melanggengkannya shalawat ini sebagaimana disampaikan oleh KH. Achmad Chalwani dalam suatu majelis shalawat, bahwasannya perkumpulan atau majelis atau desa-desa yang sering membaca maupun dibacakan shalawat ini dapat terhindar dari kesalahpahaman.
Melalui shalawat Nuril Mubin insyaallah akan timbul pemahaman dan pengertian di antara para pihak yang ada dalam majelis tersebut. Sehingga dalam suatu perkumpulan atau kegiatan tidak akan terjadi kesalahpahaman. Maka dari itu, perbanyaklah membaca shalawat ini agar senantiasa diliputi keterangan dan ketentraman. Amin.
Sumber Referensi: https://www.facebook.com/khachmadchalwani/videos/675506036852703/?app=fbl

Comment