Home / MTs An-Nawawi / MTs dan MA An Nawawi Berjan Purworejo Selenggarakan IHT untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta
Artikel MA An-Nawawi MTs An-Nawawi

MTs dan MA An Nawawi Berjan Purworejo Selenggarakan IHT untuk Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

Purworejo, annawawiberjan.id – (15/5/2025) — MTs An Nawawi dan MA An Nawawi Berjan Purworejo mengadakan kegiatan In House Training (IHT) bertajuk Penguatan Kapasitas Pendidikan dalam Mempersiapkan Generasi Bermindset Global untuk Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Acara ini dilaksanakan pada Minggu, bertempat di auditorium IAIAN Purworejo, dengan diikuti sebanyak 131 guru dari MTs An Nawawi 01 dan MA An Nawawi Berjan.

IHT ini menghadirkan Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., M.M., selaku Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi pada Direktorat KSKK Kementerian Agama RI, sebagai narasumber utama. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dr. H. UAN Abdul Hanan yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo.

Dalam paparannya, Abdul Basit membahas mengenai pentingnya penguatan kapasitas pendidikan untuk mencetak generasi muda dengan pola pikir global, sekaligus memperkenalkan gagasan Kurikulum Berbasis Cinta. Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini sejatinya bukan kurikulum dalam arti formal, melainkan sebuah gerakan nilai yang diinisiasi oleh Kementerian Agama untuk menanamkan nilai cinta kasih, toleransi, dan moderasi beragama sejak dini.

Menurut Abdul Basit, Kurikulum Cinta berlandaskan pada empat pilar utama: Cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah), Cinta kepada Sesama (Hablum Minannas), Cinta terhadap Lingkungan (Hablum Bil Bi’ah), dan Cinta Tanah Air (Hubbul Wathan).

Kurikulum Cinta hadir sebagai respon terhadap tantangan intoleransi dan radikalisasi di kalangan generasi muda, jelasnya.

Ketua panitia, Chafidoh, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa IHT ini dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama telah berlangsung di bulan Juni, sementara sesi kedua dijadwalkan pada awal Juli 2025. Tujuan dari pelatihan ini, lanjut Chafidoh, adalah untuk meningkatkan profesionalitas guru dan mutu pembelajaran di lingkungan madrasah.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

IHT merupakan agenda rutin tahunan yang biasa digelar di akhir atau awal tahun pelajaran untuk menyambut tahun ajaran baru, ungkap Chafidoh.

Dengan adanya IHT ini harapannya kompeten guru akan semakin meningkat, pembelajaran di MA juga semakin berkualitas sehingga melahirkan peserta didik yang lebih berkualitas dan bisa bersaing di tingkat global maupun internasional, tambahnya.

Pada hari pertama pelaksanaan, hadir pula beberapa tokoh penting, seperti H. Juwair, S.Ag., M.M., M.Si., selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Dr. H. UAN Abdul Hanan, S.Ag., M.S.I., selaku PLH Penma Kankemenag Purworejo, K.H. Ahmad Chalwani Nawawi selaku Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Kepala MA An Nawawi H. Sahlan, S.Ag., M.S.I., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ziarah Kubur: Sunnah yang Pernah Dilarang, Kemudian Dianjurkan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *