Home / Artikel / Menelusuri Keunikan Bedug Pendowo dan Alun-Alun Purworejo
Artikel

Menelusuri Keunikan Bedug Pendowo dan Alun-Alun Purworejo

Purworejo, kota yang penuh dengan keunikan dan kebanggaan. Di sini, kita dapat menemukan Bedug Pendowo, salah satu bedug terbesar di dunia yang bersejarah, dan Alun-Alun Purworejo, alun-alun terbesar se-Jawa Tengah yang menjadi ikon kota.

Kedua keunikan ini menjadi simbol kebudayaan dan identitas Purworejo, serta menunjukkan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki kota ini. Dengan keindahan alam yang memesona dan kekayaan budaya yang tak ternilai, Purworejo menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih dekat tentang kota yang memiliki banyak cerita dan sejarah menarik ini.

Mari kita jelajahi keunikan Purworejo, kenali lebih dekat tentang Bedug Pendowo dan Alun-Alun Purworejo, serta temukan kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki kota ini. Dengan demikian, kita dapat memahami betapa berharganya warisan budaya ini dan bagaimana kita dapat melestarikannya untuk generasi mendatang.

Bedug Terbesar di Dunia

Bedug Pendowo atau Bedug Kiyai Bagelen merupakan yang terbesar di dunia. Bedug ini terletak di Masjid Darul Muttaqin (masjid kauman) sebelah barat alun-alun Kab. Purworejo.

Bedug tersebut terbuat dari pangkal kayu jati (bongkot) yang bercabang lima (pendowo) pada tahun kurang lebih 1762 Jawa / 1834 Masehi. Bedug ini digunakan atau dibunyikan hanya setiap hari Jumat dan hari-hari besar ini hingga sekarang menjadi peninggalan budaya yang harus kita jaga dan rawat kegunaannya.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

Alun-Alun Terbesar se-Jawa Tengah

Alun-Alun Purworejo adalah sebuah alun-alun atau lapangan kota yang terletak di pusat Kabupaten Purworejo. Alun-Alun ini dibangun pada tahun 1830 yang merupakan salah satu alun-alun terbesar di Pulau Jawa dengan luas sekitar 62.500 m² atau 6 hektar.

Terdapat dua pohon beringin tua di tengah Alun-Alun Purworejo. Pohon tersebut kemudian digantikan pada tahun 1973 dengan dua pohon merupakan pemberian Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang diambilkan dari tunas anak Pohon Waringin Kurung Alun-Alun Utara Yogyakarta. Pohon tersebut masing-masing bernama Ki Suryoputro untuk sebelah timur dan Ki Dewo Atmodjo untuk sebelah barat.

Comments

  1. References:

    Stargames Casino Bewertung cybra.lodz.pl

  2. References:

    Cryptologic Casino Bonus ohne Einzahlung http://erebe-vm16.i3s.unice.fr/

  3. chitsime.org says:

    References:

    Monte Casino Login chitsime.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *