Salah satu bentuk kenikmatan yang sangat disyukuri oleh setiap manusia adalah kesehatan. Baik sehat secara jasmani maupun rohani. Apalagi kesehatan itu sangat mahal harganya. Maka dari itu, untuk menjaga kesehatan kita, hiduplah dengan seimbang. Jaga pola makan dan istirahat, selalu positive vibes, serta menjaga kewajiban kita sebagai muslim yang sejati.
Melaksanakan segala hal ubudiyah dapat membuat hati kita tenteram karena kita telah menyelesaikan tugas serta kewajiban yang diberikan oleh Allah Swt. Ketenteraman dapat sampai ketika hati dan pikiran kita bersih dari hal-hal yang kotor. Jika hati kita kotor, maka akan menjadi ladang penyakit bagi diri kita. Diantara penyakit hati yang bisa timbul yaitu takabur, hasad, riya’, dan hubbud dunya.
Adanya penyakit hati dapat membuat kualitas iman dan taqwa kita semakin menurun. Beberapa penyakit hati tersebut juga bisa menghilangkan pahala amal kebaikan yang telah dilakukan. Selain itu, hati akan terus merasa gelisah dan tidak tenang. Untuk menghadapi ujian tersebut, salah satu ibadah ringan yang bisa kita amalkan adalah dengan bershalawat. Shalawat ini menjadi amalan rutin di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, yaitu dibaca satu kali setiap ba’da shalat maktubah. Shalawat ini memiliki arti obat atau penyembuh hati. Ya, shalawat ini adalah shalawat Thibbil Qulub atau disebut juga shalawat Nurul Abshar (cahaya mata hati).
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadīn ṭibbil-qulūbi wa dawā’ihā wa ‘āfiyatil-abdāni wa syifā’ihā wa nūr(il)-abṣāri wa ḍiyā’ihā wa ‘alā ālihi wa ṣaḥbihi wa sallim.
“Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obatnya, memberikan kesehatan badan dan mengobatinya, menjadi cahaya mata hati dan sinarnya, juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”
Shalawat Thibbil Qulub dapat berfaedah untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat dari segala penyakit zahir maupun batin. Maka dari itu, istiqomahlah dalam mengamalkan atau membaca shalawat ini agar hati dan pikiran kita selalu bersih dan diliputi rasa tenang. Semoga dengan melanggengkan shalawat ini dapat memberikan cahaya dalam hati kita semua. Amin.
Sumber Referensi:
Buku Risalah Doa dan Shalawat oleh K.H. Achmad Chalwani
NU Online Jatim: https://jatim.nu.or.id/keislaman/bacaan-shalawat-tibbil-qulub-dan-keutamaannya-obat-segala-penyakit-WlMnJ

Comment