Manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Sejak lahir hingga akhir hayat, manusia tidak akan pernah lepas dari interaksi dengan sesamanya. Dalam kehidupan sehari-hari, setiap individu membutuhkan orang lain untuk saling membantu, berbagi, serta mempererat tali persaudaraan. Interaksi inilah yang kemudian melahirkan berbagai aktivitas sosial, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun dalam kegiatan pendidikan dan keagamaan.
Seiring dengan dinamika kehidupan yang terus berjalan, aktivitas sosial tersebut seringkali mengharuskan seseorang untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lainnya. Terkadang perjalanan dilakukan dalam jarak yang dekat, namun tidak jarang pula menempuh perjalanan jauh yang memerlukan waktu lebih lama. Mobilitas manusia ini tidak selalu dapat diprediksi, baik dari segi waktu, jarak, maupun kondisi yang akan dihadapi di perjalanan.
Sebagai seorang yang kerap kali berpergian, kita harus senantiasa memperhatikan kondisi mental dan fisik kita, apakah mampu atau tidak untuk melakukan perjalanan tersebut. Kalau pun ada beberapa kendala, setidaknya kita telah memiliki persiapan yang matang untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi.
Selain itu, persiapan secara batiniah juga perlu kita lakukan. Ikhtiar batiniah dapat kita lakukan dengan berdoa kepada Allah Swt. agar senantiasa diberikan perlindungan saat dalam perjalanan.
Sebagaimana pesan KH. Achmad Chalwani pada saat Penutupan Pengajian Kilatan 1447 H. di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan. Beliau menyampaikan bahwa sebelum berpergian hendaknya membaca surat al-Quraisy.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ ١ اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ ٢ فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ ٣ الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ ٤
Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Li’īlāfi Quraisy.Īlāfihim riḥlata asy-syitā’i waṣ-ṣaif.Falya‘budū rabba hāżal-bait.Allażī aṭ‘amahum min jū‘in wa āmana-hum min khauf.
”Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Karena kebiasaan orang-orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah). Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.
Jika berpergian dalam jarak yang dekat cukup membaca satu kali, jarak agak jauh membaca tiga kali, untuk jarak yang jauh membaca tujuh kali, dan jarak yang sangat jauh bisa membaca sebanyak sebelas kali. Faedah dari membaca surat al-Quraisy di antaranya yaitu ketika kita bertamu maka orang yang punya rumah akan diringankan dalam memberikan suguhan.
Adapun ketika kita mampir ke warung atau toko itu kita “ora ketutuk” atau dapat kita pahami “tidak dinaikkan harga secara tidak wajar oleh penjualnya.”
Maka dari itu, jika hendak berpergian utamakan untuk menjaga keselamatan dan berdoalah dengan membaca surat al-Quraisy sesuai dengan jarak yang akan ditempuh.
Semoga dengan mengamalkan doa tersebut kita senantiasa diberikan perlindungan dan rasa aman ketika berpergian. Serta diberikan hati yang riang sehingga bisa menikmati perjalanan dengan tenang.
Sumber Referensi: https://www.youtube.com/live/Xv-JWiF3mLQ?si=CRueNU1egG3ozFyi https://share.google/Uw3V13h9V842j7POK

Comment