Ku nikmati secangkir kopi hitam itu,
Aromanya menenangkan pikiranku.
Namun, mengapa kali ini rasanya tak biasa?
Bahkan manisnya gula tak mampu mengalahkan rasa pahit yang menyerbu.
Ini bukan tentang kopi.
Melainkan rasa yang tak tau diri.
Api cemburu membakar bahagia menjadi abu.
Tak seharusnya aku begitu.
Kopi itu tak lagi Istimewa.
Karena saat ini, manisnya tak lagi terasa.
Entah siapa penikmat beruntung itu.
Yang tetap bisa merasakan seduhan candu.
Lagi dan lagi ini bukan tentang kopi dan rasa.
Melainkan ruang kecilku yang sedikit terluka.
Melihat rekaman canda tawa di depan mata.
Bukan denganku, Tapi dengannya.
Comment