Home / IAI An-Nawawi / Menjaga Rasa, Merawat Kepercayaan: Mahasiswa KKN 09 IAI An Nawawi Dampingi Digitalisasi UMKM Enting-Enting di Desa Gantang
Artikel Berita IAI An-Nawawi

Menjaga Rasa, Merawat Kepercayaan: Mahasiswa KKN 09 IAI An Nawawi Dampingi Digitalisasi UMKM Enting-Enting di Desa Gantang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Institut Agama Islam (IAI) An Nawawi Purworejo melaksanakan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) enting-enting milik Nurdianto atau yang akrab disapa Ngatisar di Dusun Gejayan, Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, pada Kamis 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut berfokus pada penguatan legalitas usaha melalui sosialisasi sertifikasi halal serta digitalisasi pemasaran melalui optimalisasi profil usaha di Google Maps.

Usaha enting-enting yang dirintis sejak sekitar tahun 2001 tersebut masih bertahan hingga kini dan menjadi salah satu usaha rumahan yang dikenal masyarakat sekitar. Selama lebih dari dua dekade, usaha tersebut terus memproduksi enting-enting dengan mempertahankan kualitas produk dan hubungan baik dengan pelanggan.

Dalam diskusi bersama mahasiswa KKN, Nurdianto menyampaikan bahwa menjaga kepercayaan konsumen merupakan salah satu faktor penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha.

“Dalam menjalankan usaha, kejujuran harus dijaga, kualitas produk harus dipertahankan, dan hubungan baik dengan pelanggan maupun orang lain harus terus dibangun. Karena usaha bukan hanya soal mencari keuntungan, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan,” ujar Nurdianto.

Selain berdialog mengenai perjalanan usaha, mahasiswa KKN memberikan pendampingan mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi produk pangan. Sertifikasi halal dipandang sebagai salah satu bentuk pemenuhan standar legalitas produk yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

Pendampingan tersebut juga menjadi implementasi keilmuan mahasiswa, khususnya dalam bidang Hukum Ekonomi Syariah, melalui pengenalan prinsip-prinsip perdagangan yang menekankan kehalalan produk, kejujuran dalam transaksi, serta tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen.

Pada aspek digitalisasi, mahasiswa membantu pembuatan dan optimalisasi profil usaha melalui Google Maps. Langkah ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai lokasi usaha sekaligus meningkatkan visibilitas UMKM di ruang digital. Dengan tersedianya informasi usaha secara daring, pelaku UMKM memiliki peluang yang lebih besar untuk menjangkau konsumen di luar wilayah sekitar.

Koordinator KKN Kelompok 09, M. Misbakhul Ulum menyampaikan bahwa pendampingan UMKM merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa yang diarahkan pada pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami berharap pendampingan ini dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk memperkuat legalitas usaha dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas akses pemasaran. Upaya sederhana seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pelaku usaha,” ujar M. Misbakhul Ulum

Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 09 IAI An Nawawi Purworejo berupaya mendukung pengembangan UMKM lokal melalui penguatan aspek legalitas dan pemanfaatan teknologi digital. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal yang telah dipertahankan secara konsisten selama lebih dari dua dekade.

Ribuan Jamaah dan Sang Cicit Hadiri Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani

Penulis: Tim KKN 09

Editor: Tim Jurnalistik An-Nawawi

Comment

  1. lakutoto says:

    [7115]Lakutoto | Login Resmi Link Alternatif Situs Slot Gacor Terpercaya,Lakutoto menyediakan link alternatif terbaru untuk akses mudah ke daftar judi online terpercaya. Nikmati kemudahan cara deposit dana slot sekarang juga. Daftar yuk! visit: lakutoto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *