Purworejo, annawawiberjan.id – (2/7/2025) — Ketua Umum atau Mudhir ‘Ali Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah an-Nahdliyah (JATMAN), Dr. Ali Maskur Musa, melakukan audiensi resmi dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, pada Senin, 1 Juli 2025 di kantor PBNU, Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ali Maskur Musa atau yang akrab disapa Cak Ali melaporkan berbagai kemajuan dan kesiapan JATMAN terkait pelantikan kepengurusan hasil Kongres JATMAN yang akan digelar pada 7 Juli 2025 mendatang. Pelantikan tersebut akan dilangsungkan di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo, yang diasuh oleh KH Achmad Chalwani dan direncanakan dihadiri lebih dari 2.000 peserta dari unsur Idarah Aliyah, Idarah Wustha se-Indonesia, serta Idarah Syubiyah se-Jawa.
PBNU menyambut baik laporan tersebut dan menyatakan dukungan penuh, baik secara sosial-politik maupun legitimasi ke-NU-annya. KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa PBNU akan hadir langsung dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap JATMAN sebagai bagian integral dari tubuh Nahdlatul Ulama.
PBNU menyambut dengan baik laporan ini dan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pelantikan. Ini merupakan bentuk legitimasi sosial-politik dan dukungan publik terhadap JATMAN sebagai bagian integral dari Nahdlatul Ulama. ungkap Cak Ali dalam keterangannya, dikutip di TVNU Televisi Nahdlotul Ulama.
Cak Ali juga menjelaskan bahwa pelantikan ini akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) pertama sebagai tindak lanjut dari hasil kongres. RAKERNAS tersebut akan membahas rincian program kerja nasional serta pembagian tugas dan fungsi (tupoksi) kepengurusan baru, mulai dari tingkat Idarah Aliyah hingga Idarah Wustha di seluruh Indonesia.
Rakernas pada dasarnya adalah dua mem-breakdown dari program-program kerja hasil kongres satu sisi yang kedua, Span of control dari seluruh pengurus mempunyai tanggung jawab dan tupoksi. Sehingga dengan demikian pengurus idarah aliah tidak ada yang tidak punya tugas dan itu akan di-share dengan program Jatman sebetulnya idarah aliah yang di-share di Wustho sampai nanti Insyaallah semua Wustho kebagian program yang bersifat nasional. Ujarnya.
Selain itu, JATMAN juga berencana menggelar Multaqo Internasional atau World Sufi Assembly (WSA),sebuah konferensi ulama sufi yang mengusung tema “Perdamaian sebagai komitmen spiritual Islam rahmatan lil alamin”. Forum ini akan menjadi wadah silaturahmi dan penguatan peran spiritual Islam rahmatan lil alamin di tingkat global.

Comments
Semoga diberikan kelancaran, terang dan membawa berkah
Semoga pelantikan nanti berjalan sukses… dan seluruh kepengurusan JATMAN di berikan kekuatan lahir bathin dalam menjalankan tugas….
Semoga JATMAN selalu di lindungi Allahu SWT