Home / Berita / Gus Yahya: Pelantikan Idarah ‘Aliyah JATMAN Langkah Strategis untuk Maslahat Jam’iyah dan Jamaah
Artikel Berita

Gus Yahya: Pelantikan Idarah ‘Aliyah JATMAN Langkah Strategis untuk Maslahat Jam’iyah dan Jamaah

Purworejo, annawawiberjan.id – (7/7/2025) — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas terbentuk dan dilantiknya Idarah ‘Aliyah Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) . Dalam sambutan virtual yang disampaikan dari Berlin, Gus Yahya menekankan bahwa pelantikan ini merupakan langkah yang sungguh-sungguh barokah dan menjadi penentu masa depan yang lebih maslahat bagi para jamaah thariqah di seluruh Indonesia.

Saya ucapkan selamat kepada Idarah ‘Aliyah JATMAN yang telah resmi terbentuk dan dilantik. Saya mohon maaf tidak dapat hadir secara langsung karena harus menghadiri pertemuan penting di Berlin dengan sejumlah tokoh agama dan politik Jerman. Ujar Gus Yahya.

Meski tidak bisa hadir secara langsung, Gus Yahya mengaku lega dan gembira karena PBNU telah berhasil menunaikan tugas penting dalam memfasilitasi terselenggaranya Kongres JATMAN dan pembentukan kepengurusan Idarah ‘Aliyah yang baru.

Menurutnya, JATMAN tidak sekadar forum spiritual, melainkan merupakan bagian dari ikhtiar besar para ulama dalam membangun peradaban.

Dokumen dan riwayat para ulama pendahulu, khususnya para muassis JATMAN, menunjukkan dengan jelas bahwa perjuangan mereka adalah membangun keseluruhan tatanan masyarakat dengan nilai dan moralitas yang berpijak pada Syariah. Jelas Gus Yahya.

Gus Yahya menekankan pentingnya menjaga dua pilar utama Nahdlatul Ulama yaitu tradisi syariah dan tradisi thariqah. Syariah harus selalu disertai dan diperkuat oleh dimensi hakikat melalui penghayatan Thariqah yang Muktabarah Thariqah yang amaliyah dan ajarannya sejalan dengan syariah.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

Dalam konteks ini, Gus Yahya mengingatkan bahwa seluruh proses penyelenggaraan kongres hingga terbentuknya Idarah ‘Aliyah yang baru merupakan hasil kesepakatan para pimpinan JATMAN dari berbagai daerah di Indonesia, yang sebelumnya telah bertemu di Surabaya.

PBNU hanya memfasilitasi, ini semua merupakan bentuk khidmat kami untuk kemaslahatan jam’iyah dan dalam rangka menunaikan tanggung jawab organisasi. Ungkap Gus Yahya.

Gus Yahya juga menyinggung perjalanannya ke Berlin sebagai bagian dari peran internasional PBNU dalam berkontribusi mencari solusi atas krisis kemanusiaan global. Ia berharap doa dari para ulama dan jamaah agar pertemuan-pertemuan tersebut membuahkan hasil yang membawa manfaat dan barokah.

Di akhir sambutannya, Gus Yahya mengajak seluruh jajaran JATMAN dan warga NU untuk terus berkhidmat lahir batin demi kemaslahatan umat, bangsa, dan kemanusiaan secara keseluruhan.

Ribuan Jamaah dan Sang Cicit Hadiri Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani

Semoga Nahdlatul Ulama benar-benar menjadi jam’iyah yang membawa manfaat nyata bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan secara global. Pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *