Home / Berita / Santri An-Nawawi Tembus Lima Besar Lomba Da’i Nasional KRNH Competition UNS 2026
Berita

Santri An-Nawawi Tembus Lima Besar Lomba Da’i Nasional KRNH Competition UNS 2026

Surakarta, annawawiberjan.id (07/03/2026) — Santri Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo, Thoif Shochibul Ghufron, berhasil menembus lima besar finalis lomba da’i tingkat nasional dalam ajang KRNH Competition ke-47 atau Kampus Ramadhan Nurul Huda Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jumat.

Kompetisi tersebut diikuti oleh 124 peserta lomba da’i dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, hanya lima peserta terbaik yang berhasil melaju hingga babak final, termasuk delegasi dari Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan.

KRNH Competition UNS 2026 mengusung tema “Merangkai Iman dan Keilmuan Melalui Harmoni Sosial Budaya dan Moderasi Beragama demi Teguhnya Ukhuwah Islamiyah Menuju Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin.” Tema ini menekankan pentingnya penguatan nilai keimanan dan keilmuan dalam membangun harmoni sosial serta memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat.

Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai cabang lomba yang berasal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. Kompetisi tersebut juga bertujuan meningkatkan keterampilan generasi muda, khususnya dalam menyampaikan ilmu dan dakwah yang telah dipelajari, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi arus informasi yang kerap kurang tepat di media sosial, terutama dalam menyongsong era Indonesia Emas.

Perwakilan Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, Thoif Shochibul Ghufron, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur karena dari banyaknya peserta lomba da’i tingkat nasional, saya termasuk dalam lima peserta yang lolos hingga babak final. Walaupun belum bisa mendapatkan juara terbaik, saya tetap merasa sangat senang karena telah bisa sampai pada tahap final. Ujarnya.

Ia juga menyampaikan kesannya setelah mengikuti kompetisi di lingkungan kampus Universitas Sebelas Maret.

Kesan saya setelah mengikuti perlombaan KRNH Competition ke-47 Universitas Sebelas Maret Surakarta sangat berkesan karena menjadi pengalaman dan sejarah baru dalam hidup saya. Saya bisa bertemu dengan orang-orang baru serta mendapatkan relasi dengan suasana kampus di UNS yang sangat menarik. Katanya.

Di akhir penyampaiannya, ia juga memberikan pesan motivasi bagi generasi muda.

Pesan saya ke depan, jangan mengeluh ketika gagal dan jangan sombong ketika sukses, karena kegagalan adalah kunci dari sebuah kesuksesan. Tetap semangat. Tuturnya.

Sementara itu, Rusli Wahab Masruhan selaku mentor peserta sekaligus pengurus Bidang Olahraga dan Keterampilan (ORKET) Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan turut menyampaikan kesan dan pesannya atas capaian tersebut.

Ribuan Jamaah dan Sang Cicit Hadiri Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani

Alhamdulillah, bangga dan bersyukur karena bisa lolos ke final dari banyaknya peserta yang mengikuti lomba. Ujarnya.

Ia juga memberikan pesan kepada para santri agar terus menjadikan setiap pengalaman sebagai pembelajaran.

Pesan saya, selalu belajar dan ambil pembelajarannya. Tambahnya.

Keikutsertaan santri dalam ajang nasional ini menjadi bukti bahwa santri pesantren mampu tampil di ruang publik dengan membawa nilai keilmuan, moderasi beragama, serta semangat ukhuwah Islamiyah dalam menyebarkan dakwah yang rahmatan lil alamin.

M3AN An-Nawawi Gelar Seminar Ke-Rois-an dan Simulasi Bahtsul Masail

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *