Home / IAI An-Nawawi / S2 Tak Lagi Jalan Panjang, IAI An-Nawawi Buka Skema Lulus Setahun Tanpa Tesis
Berita IAI An-Nawawi

S2 Tak Lagi Jalan Panjang, IAI An-Nawawi Buka Skema Lulus Setahun Tanpa Tesis

Purworejo, annawawiberjan.id (24/04/2026) Bagi banyak guru dan tenaga profesional, melanjutkan studi magister kerap terasa seperti perjalanan panjang yang sulit dijangkau. Waktu terbatas, tugas menumpuk, dan kewajiban akademik yang berat sering menjadi penghalang. Namun kini, jalan itu mulai dipendekkan.

Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Purworejo menghadirkan program magister berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), yang memungkinkan studi S2 diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun tanpa kewajiban menyusun tesis.

Direktur Pascasarjana IAI An-Nawawi, Muhajir menjelaskan bahwa pendekatan ini berangkat dari pengakuan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses akademik.

RPL itu rekognisi masa lampau. Jadi pengalaman kerja yang dimiliki peserta, selama minimal dua tahun, bisa mengkonversi menjadi mata kuliah melalui penilaian portofolio.

ujarnya saat ditemui pada Sabtu (2/5/2026).

Asrama Khotib Sambas Semarakkan Penghujung Semester dengan ASKHOS STARS

Pengalaman yang selama ini dianggap “di luar kampus” seperti menjadi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, hingga tenaga administrasi kini justru menjadi pintu masuk dalam sistem pembelajaran. Beliau menegaskan,

Bahkan hingga 70 persen mata kuliah bisa dikonversi. Jadi peserta hanya perlu menempuh sebagian kecil perkuliahan.

Dengan skema tersebut, masa studi dipadatkan menjadi satu semester perkuliahan dan satu semester penyelesaian tugas akhir. Menariknya, tugas akhir tidak lagi harus berbentuk tesis.

Sebagai alternatif, mahasiswa dapat menulis artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal terindeks minimal SINTA 2.

Tidak harus tesis. Bisa dalam bentuk publikasi jurnal ilmiah. Ini tentu memudahkan, apalagi bagi mereka yang sudah terbiasa menulis atau memiliki pengalaman penelitian.

Memaknai Hardiknas dari Jejak Ki Hajar Dewantara hingga Semangat Pesantren ala Douwes Dekker

Fleksibilitas juga menjadi keunggulan lain. Sistem pembelajaran dapat diikuti secara daring maupun luring, sehingga tetap ramah bagi mereka yang aktif bekerja.

Dari sisi biaya, program ini dipatok sebesar Rp15 juta hingga lulus merupakan angka yang dinilai cukup kompetitif untuk jenjang magister. Ia menjelaskan,

Biaya tersebut sudah termasuk sampai selesai. Kami berupaya memberikan akses pendidikan yang terjangkau tanpa mengurangi kualitas.

Program ini juga telah mengantongi akreditasi “Baik Sekali”, sehingga dapat dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) untuk kepentingan izin belajar.

Respon positif datang dari kalangan guru. Perwakilan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Kabupaten Purworejo, Hakim Fauzi, menyebut program ini sebagai angin segar bagi para pendidik. Hakim menanggapi,

‎Sholawat Haibah‎‎

Ini sangat membantu. Biasanya S2 ditempuh dua tahun, sekarang bisa satu tahun. Apalagi pengalaman mengajar bisa mengkonversi menjadi mata kuliah.

Dengan jumlah guru PAI SD di Kabupaten Purworejo yang mencapai sekitar 500 orang, peluang peningkatan kualifikasi akademik dinilai semakin terbuka. Selanjutnya, ia mengatakan,

Kami dari KKG akan menyosialisasikan hasil kegiatan ini ke tingkat kecamatan, agar informasi ini bisa menjangkau lebih banyak guru.

Selain waktu belajar yang singkat, faktor lokasi kampus yang berada di dalam kota juga menjadi nilai tambah.

Lokasinya dekat, biaya terjangkau, dan sistemnya fleksibel. Ini jadi kombinasi yang menarik.

Begitu kata Hakim terkait lokasi perguruan tinggi yang mudah diakses.

Di tengah perubahan zaman yang menuntut kecepatan sekaligus kualitas, program ini menjadi semacam jembatan: menghubungkan pengalaman lapangan dengan pengakuan akademik.

IAI An-Nawawi Purworejo sepertinya ingin menegaskan satu hal bahwa belajar tidak selalu harus dimulai dari nol, dan jalan menuju gelar magister kini bisa dicapai dengan lebih ringkas, tanpa kehilangan makna.

Sumber Foto: purworejo24.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *