Home / Narasi Santri / Takzim kepada Guru: Adab Santri dalam Tradisi Pesantren NU
Artikel Narasi Santri

Takzim kepada Guru: Adab Santri dalam Tradisi Pesantren NU

Takzim[efn_note]Menghormati dengan sangat hormat dan sopan. (Sumber: KBBI)[/efn_note] kepada guru merupakan nilai yang ditekankan dalam Islam. Beberapa bentuk penghormatan yang umum dilakukan oleh para santri di pesantren meliputi berdiri ketika guru datang, mencium tangan kiai, dan menggunakan bahasa yang sopan ketika berbicara dengan guru. Hal tersebut sudah menjadi adat atau kebiasaan dalam kalangan pesantren, khususnya pesantren yang berlatar belakang NU.

Meskipun takzim kepada guru memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam, tidak sedikit kritik yang muncul mengenai praktik penghormatan yang dianggap berlebihan dan dapat mengarah pada feodalisme[efn_note]Sistem sosial atau politik yang memberikan kekuasaan yang besar kepada golongan bangsawan. (Sumber: KBBI)[/efn_note] di lingkungan pesantren. Kritik ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus-kasus pelecehan atau kekerasan yang terjadi di dalam pesantren, sehingga banyak yang mengaitkannya dengan adanya feodalisme di lingkungan pesantren. Padahal, tidak semua pesantren seperti itu.

Bahkan, KH. Achmad Chalwani, Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, mengatakan dalam salah satu pengajiannya, bahwa dahulu beliau mendengar nasihat dari KH. Chudlori Tegalrejo Magelang. Beliau berkata bahwa pondok pesantren terbagi menjadi dua, yaitu pondok besi dan pondok plastik. Pondok besi adalah pondok Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja), sedangkan pondok plastik adalah pondok yang tidak berhaluan Aswaja. Pondok seperti ini kini banyak berdiri di desa dan kota. Oleh karena itu, beliau berpesan agar lebih selektif dalam memilih pondok pesantren, carilah pondok pesantren yang berhaluan Aswaja, yakni pesantren yang berlatar belakang NU.

Namun, di sisi lain, banyak pihak yang menegaskan bahwa penghormatan dalam tradisi pesantren bukanlah bentuk feodalisme, melainkan warisan dari adab yang luhur dalam menuntut ilmu. Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam yang berbasis nilai-nilai tradisional, memiliki sistem yang berbeda dari lembaga pendidikan formal modern. Dalam sistem ini, hubungan antara kiai dan santri lebih menyerupai hubungan antara orang tua dan anak, di mana kedisiplinan dan kepatuhan menjadi bagian dari proses pendidikan karakter.

Pentingnya menghormati guru juga dikuatkan dalam beberapa referensi kitab-kitab salaf, seperti kitab Ta’lim Muta’allim, yang sering dikaji di pesantren-pesantren NU. Berikut ini adalah kutipan tentang adab menghormati guru dari terjemahan kitab Ta’lim Muta’allim:

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

قَالَ عَلِيٌّ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ أَنَا عَبْدُ مَنْ عَلَّمَنِي حَرْفًا إنْ شَاءَ بَاعَ وَإِنْ شَاءَ اسْتَرَقَّ
Termasuk arti mengagungkan ilmu adalah menghormati guru. Sayyidina Ali Radhiyallahu Anhu berkata: “Saya menjadi hamba sahaya orang yang telah mengajariku satu huruf. Terserah padanya, saya mau dijual, dimerdekakan, ataupun tetap menjadi hambanya.”

حكى أن الخليفة هارون راشيد بعث ابنه إلى الأصمعى ليعلمه العلم والأدب فرآه يوما يتوضأ ويغسل رجله، وابن الخليفة يصب الماء على رجله، فعاتب الأصمعى فى ذلك بقوله: إنما بعثت إليك لتعلمه وتؤدبه فلماذا لم تأمره بأن يصب الماء بإحدى يديه، ويغسل بالأخرى رجلك؟

“Suatu hikayat: Khalifah Harun Ar-Rasyid mengirim putranya kepada Al-Ashma’iy agar diajari ilmu dan adab. Pada suatu hari, Khalifah melihat Al-Ashma’iy berwudu dan membasuh sendiri kakinya, sedangkan putra Khalifah cukup menuang air pada kaki tersebut. Maka, Khalifah pun menegur dan berkata: ‘Putraku saya kirim kemari agar engkau ajari dan didik, tapi mengapa tidak kau perintahkan agar satu tangannya menuang air dan tangan satunya lagi membasuh kakimu?”

Pada intinya, takzim kepada guru merupakan nilai fundamental dalam Islam yang bertujuan untuk menanamkan sikap hormat, disiplin, dan keberkahan dalam menuntut ilmu. Namun, dalam implementasinya, perlu ada keseimbangan antara penghormatan dan kebebasan berpikir. Tradisi pesantren yang telah berlangsung selama berabad-abad tentu memiliki nilai-nilai luhur yang patut dipertahankan. Namun, di sisi lain, pesantren juga perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak menimbulkan persepsi negatif terkait feodalisme.

Oleh karena itu, dalam ulang tahun NU yang ke-102 ini, diharapkan pondok-pondok pesantren mampu mempertahankan ajaran lama yang baik serta menyeimbangkannya dengan inovasi baru yang juga baik, tanpa menimbulkan perspektif negatif terhadap pondok pesantren, khususnya di kalangan NU. Hal ini sesuai dengan kaidah ushul fiqh:

المُحَاَفَظَةُ عَلَى القَدِيْمِ الصَّالِحِ وَالأَخْذُ باِلجَدِيْدِ الأَصْلَحِ
“Memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil kebiasaan baru yang lebih baik.”


Ziarah Kubur: Sunnah yang Pernah Dilarang, Kemudian Dianjurkan

Related Posts

Comments

  1. EtR4TnHe2x2 says:

    761368 299424Hey, you used to write wonderful, but the last several posts have been kinda boring I miss your tremendous writings. Past few posts are just a little bit out of track! come on! 942745

  2. 397378 783555I gotta favorite this web site it seems handy quite beneficial 361042

  3. 857373 725249Fantastic job! 245379

  4. Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

  5. 853674 263812I discovered your weblog post web internet site on the search engines and appearance several of your early posts. Always maintain the top notch operate. I additional the Feed to my MSN News Reader. Seeking forward to reading much much more on your part down the line! 92251

  6. 790925 276500Hello there! I could have sworn Ive been to this weblog before but after reading by means of some of the post I realized it is new to me. Anyhow, Im certainly happy I located it and Ill be book-marking and checking back frequently! 33486

  7. 487605 913782Hi. Cool post. Theres an problem together with your site in chrome, and you could want to test this The browser may be the marketplace chief and a great element of folks will omit your superb writing because of this problem. 855679

  8. 905590 51231Thank you for sharing with us, I believe this website truly stands out : D. 154817

  9. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

  10. Your article helped me a lot, is there any more related content? Thanks!

  11. inec.ru says:

    References:

    Mega Medusa Casino Einzahlung inec.ru

  12. References:

    Lemon Casino Bonus hufschlag-foto.de

  13. fintechbase says:

    Howdy! Do yοu know if they maҝe any plugins to sаfeguard against hackers?
    I’m kіndа paranoid about losing everything I’ve worked hard
    on. Any tips?

    Feeⅼ free to surf to my wеƅ-site: fintechbase

  14. Hi, I do think this is a great web site. I stumbledupon it ;) I
    may come back once again since i have book marked it.
    Money and freedom is the best way to change, may you be rich and continue to help others.

    1. Thank you for your attention, I hope we can deliver our best and provide something beneficial for everyone.

  15. I am genuinely grateful to the holder of this website who has shared this great article at here.

    1. Thank you for your attention, I hope we can deliver our best and provide something beneficial for everyone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *