Purworejo, annawawiberjan.id – (7/7/2025) — Menteri Pertahanan RI, Syafri Syamsudin, menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas terbentuk dan dilantiknya Idarah ‘Aliyah Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN). Dalam sambutan yang diwakili oleh Donny Ermawan menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan suatu langkah besar untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan baik terhadap pemerintah terlebih di bidang pertahanan Negara non militer dalam membentuk karakter bangsa yang kokoh, menjaga kedaulatan bangsa dan menjaga moralitas publik ditengah arus globalisasi.
Sebagai pembuka sambutannya, Menteri pertahanan RI sampaikan ucapan selamat serta harapan Besar pada kepengurusan baru Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah.
Saya mewakili Menteri Pertahanan RI, Menteri Pertahanan RI mengucapkan selamat atas terpilihnya kepengurusan baru JATMAN yang insya Allah akan dilantik hari ini. Semoga kepengurusan yang baru ini diberikan kekuatan dan kelapangan dalam mengemban amanah besar serta semoga senantiasa diberikan bimbingan oleh Allah Swt. Ungkap Menteri pertahanan RI.
Selain ucapan selamat, Menteri Pertahanan RI ungkapkan rasa percaya kepada JATMAN sebagai organisasi yang dapat memberikan kontribusi besar terhadap negara.
Saya percaya bahwa Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) sebagai organisasi yang berakar kuat kepada nilai-nilai spiritual dan keislaman memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa yang kokoh, berakhlak dan cinta tanah air. Dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program strategis nasional khususnya dalam bidang pertahanan non militer melalui pendekatan, kebudayaan, serta pembenaran moral generasi. Ungkap Mentri Pertahanan RI.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertahanan RI juga menyampaikan ungkapan yang senantiasa diberikan pada kesempatan-kesempatan lain. Yakni dalam meningkatkan pertahanan negara tidak hanya dilakukan melalui kekuatan militer melainkan juga dengan kekuatan spiritual.
Pandangan strategis yang berkaitan dengan pertahanan negara, dari Mentri Pertahanan RI senantiasa menekankan bahwa pertahanan suatu bangsa negara tidak semata mata dibangun oleh kekuatan militer tetapi harus juga ditopang oleh kekuatan spiritual dan budaya bangsa. Pertahanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas seluruh komponen bangsa sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundangan undangan bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban dalam ikut serta bela negara. Ungkap Wakil mentri pertahanan RI.
Pada akhir sambutannya, menteri pertahanan RI ungkapkan apresiasi serta harapan berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemerintah.
Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) selama ini dalam menjaga kedamaian, mempererat persatuan serta memperkuat ideologis bangsa. Kedepannya saya berharap agar JATMAN tetap terus menjadi mitra strategis dalam upaya menjaga kedaulatan bangsa melalui dakwa yang menyejukkan, pendidikan yang mencerahkan, menjaga konsistensi dalam menjaga moralitas publik ditengah arus globalisasi. Ujar Menteri Pertahanan RI.

Comment