Home / IAI An-Nawawi / Mahasiswa IAI An-Nawawi Purworejo Tuntaskan Tridharma Internasional di Tiga Negara ASEAN
Artikel Berita IAI An-Nawawi

Mahasiswa IAI An-Nawawi Purworejo Tuntaskan Tridharma Internasional di Tiga Negara ASEAN

Purworejo, annawawiberjan.id – (1/9/2025) — Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) An Nawawi Purworejo mengukir pengalaman internasional. Selama sepekan, mereka menjalankan program Tridharma Internasional di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin (25/8/2025) hingga Ahad (31/8/2025), dengan didampingi dua dosen, yaitu Dekan FTIK, Adi Wibowo, dan Dekan FEBI, Miftahur Rahman.

Ketua Pelaksana Tridharma Internasional, Adi Wibowo menjelaskan, di Malaysia pihaknya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua lembaga pendidikan, yakni Maahad Tahfiz An Nur (MATAN) Selangor dan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Selangor.

Di MATAN mahasiswa menggali data penelitian sekaligus menjalani program pertukaran pelajar. Mereka belajar bagaimana sistem pengelolaan pesantren di sana. Terang Adi, Senin (1/9/2025).

Sementara di Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari, mahasiswa tidak hanya melakukan penelitian, tetapi juga praktik mengajar. Mereka turut memperkenalkan Islam Nusantara serta budaya dan tradisi pesantren Indonesia.

Pesantren ini unik, karena selain mengajarkan ilmu agama, juga membekali santri dengan keterampilan vokasional, seperti teknik mesin, tata boga, dan keterampilan lain sebagaimana diajarkan di sekolah kejuruan. Imbuhnya.

Selama berada di Malaysia, mahasiswa juga mengikuti konferensi internasional bertema Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective of Islamic Studies in Indonesia and Malaysia yang diselenggarakan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS). Dalam forum ini, mahasiswa IAI An-Nawawi Purworejo turut mempresentasikan makalah penelitiannya dan mengikuti perkuliahan. Pada kesempatan itu, MoU dengan UniSHAMS juga diteken.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

Perjalanan berlanjut ke Patani, Thailand. Delegasi IAI An-Nawawi Purworejo berkesempatan berinteraksi dengan pengelola pesantren dan para santri setempat. Menurut Adi, ada perbedaan pola pengelolaan pesantren antara Malaysia, Thailand, dan Indonesia, yang memberikan wawasan baru bagi mahasiswa.

Alhamdulillah, mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik, berdiskusi, bahkan bertukar pikiran dengan para dosen di Malaysia maupun Thailand tanpa canggung. Ini pengalaman berharga bagi mereka. Ungkapnya.

Adi berharap, program Tridharma Internasional ini bisa berkelanjutan dan menjadi sarana memperluas jejaring akademik.

Dengan adanya MoU bersama beberapa perguruan tinggi dan pesantren, kami ingin meningkatkan keterampilan mahasiswa sesuai bidangnya masing-masing. Harapannya IAI An-Nawawi Purworejo semakin dikenal, tidak hanya di tingkat ASEAN, tapi juga dunia internasional. Pungkasnya.

Ribuan Jamaah dan Sang Cicit Hadiri Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *