by: Soraya Anari

Aku nyaman di sini
di dalam peluk cumbu karsamu
Aku candu di sini
termakan nikotin yang mengisi paru-paru

Kumaku jatuh
melayang bebas ke langit tujuh
mencari sadar yang tak kunjung temu
gegara aroma anala yang kurengkuh

Kepalaku berat, terasa penuh
terisolasi penjara sang kupu-kupu
Hidungku rakus mencari jejakmu
agar tetap tersesat di dalam pesonamu

Tahukah analaku?
Bibirku menceracau rancu
menggilas indah kata-kata rindu
menyita otak dan hati yang berseteru
menerobos ruang asing berpenghujung semu.

Penulis: Ana Rifgotul Mashfufah

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *