Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat dari Allah Swt. Setiap muslim pasti mengenal bulan suci ini sebagai waktu menahan lapar dan dahaga. Namun ternyata, di balik praktik puasa yang rutin dilakukan setiap tahun, ada sejumlah fakta penting dan penuh makna yang sering kali jarang kita ketahui.
Ramadhan oleh Rasulullah digelar sebagai “sayyid al-syuhur (penghulu bagi bulan-bulan lainnya)”. Ramadhan adalah bulan yang paling utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, lalu bulan Muharram, kemudian bulan Rajab, selanjutnya Dzulhijjah, kemudian bulan Dzulqa’dah, kemudian bulan Syaban, lalu bulan-bulan sisanya. Karena keutamaannya itulah maka menurut seorang ahli hadis, yakni Ibnu Hajar, bahwa berharap agar Ramadhan lekas berlalu tergolong dosa besar.
Kata “Ramadhan (رمضان)” dalam Bahasa Arab adalah kata benda berbentuk tunggal yang huruf terakhirnya tidak boleh diberi tanda baca tanwin, yang dalam ilmu tata bahasa Arab disebut dengan isim ghairu munsharif (kata benda yang huruf akhirnya tidak menerima tanwin).
Ada dua alasan mengapa kata Ramadhan tidak diberi tanda baca tanwin yaitu al-‘alamiyyah (bersifat nama) dan al-ziyadah (ada tambahan huruf alif dan nun pada akhir katanya). Kata Ramadhan ini dengan demikian berasal dari kata “al-Ramdlu (الرمض)” yang berarti menjadi terbakar karena panas yang amat sangat dari batu-batu kerikil yang panas, pendapat lain dinamakan Ramadhan karena dosa-dosa dibakar hangus dengan hati yang panas. Diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, dari Nabi Saw. beliau bersabda:
إِنَّمَا سُمِّيَ رَمَضَانُ لِأَنَّهُ يُحْرِقُ الذُّنُوبَ (الذر المنثور ١٨٣/١)
“Dinamakan Ramadhan karena ia membakar dosa-dosa.”1
Berikut beberapa fakta Ramadhan yang tidak banyak dibahas, tetapi sangat penting untuk dipahami oleh setiap mukmin.
Puasa Itu Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Haus
Sebagian orang berpikir puasa hanya sebatas menahan lapar dan haus dari pagi hingga sore. Padahal, puasa dalam Islam memiliki dimensi spiritual yang jauh lebih dalam. Allah Swt. berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.”2
Makna “bertakwa” menunjukkan bahwa puasa bukan hanya fisik, tetapi juga mengendalikan emosi, lisan, perilaku, dan hati dari perbuatan yang buruk.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. bersabda:
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلّٰهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.”3
Terdapat Pintu Khusus Surga Ar-Rayyan untuk Orang yang Berpuasa
Di hari kiamat, Allah membuka pintu khusus di surga yang hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang berpuasa dengan ikhlas. Dari Sahl bin Sa’ad, dari Rasulullah Saw. bersabda:
إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, ‘Mana orang yang berpuasa.’ Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya.”4
Ibnu Hajar Al Asqolani dalam Al Fath menyebutkan,
“Ar Rayyan dengan memfathahkan huruf ra’ dan mentasydid ya’, mengikuti wazan fi’il (kata kerja) dari kata ‘ar riyy‘ yang maksudnya adalah nama salah satu pintu di surga yang hanya dikhususkan untuk orang yang berpuasa memasukinya. Dari sisi lafaz dan makna ada kaitannya. Karena kata ar rayyan adalah turunan dari kata ar riyy yang artinya bersesuaian dengan keadaan orang yang berpuasa. Orang yang berpuasa kelak akan memasuki pintu tersebut dan tidak pernah merasakan haus lagi.”5
Do’a Saat Berbuka Puasa Termasuk Do’a yang Mustajab
Salah satu kesempatan terbaik untuk berdoa adalah pada waktu menjelang berbuka puasa. Rasulullah Saw. menyampaikan bahwa do’a orang yang berpuasa pada saat berbuka sangat mustajab (dikabulkan). Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah Saw. bersabda:
ثَلَاثةٌ لا تُرَدُّ دَعوَتُهُمُ؛ الإمامُ العادِلُ، والصّائمُ حَتَّى يُفطِرَ، ودَعوَةُ المَظلومِ تُحمَلُ على الغَمامِ وتُفتَحُ لَها أبوابُ السَّماءِ، ويَقولُ الرَّبُّ: وعِزَّتِى لَأَنْصُرَنَّكَ ولَو بَعدَ حينٍ
“Tiga golongan yang tidak ditolak do’anya: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan do’a orang yang terzalimi yang diangkat oleh Allah di atas awan, dibukakan baginya pintu-pintu langit, lalu Allah berfirman: ‘Demi kemuliaan-Ku, Aku pasti akan menolongmu meski setelah beberapa waktu’.”6
Hal ini menunjukkan bahwa momen menjelang iftar adalah waktu yang mustajab untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat.
Tidur Orang Puasa Pun Bernilai Ibadah
Inilah fakta yang sering mengejutkan banyak orang, tidur seorang yang berpuasa pun dicatat sebagai ibadah oleh Allah Swt., selama niat puasanya tetap terjaga. Rasulullah Saw. bersabda:
“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amalnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni.”7
Ini menunjukkan bahwa Ramadhan bukan sekadar aktivitas fisik, namun setiap keadaan seorang muslim yang berpuasa termasuk tidur tetap bernilai ibadah, daripada terjaga tapi melakukan perkataan atau perbuatan yang tidak terjaga.
Bau Mulutnya Orang Yang Berpuasa Harum di Sisi Allah Swt.
Bau mulut orang berpuasa di dunia mungkin tidak enak, tapi di sisi Allah, aromanya lebih harum dari kasturi. Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. bersabda:
لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللّٰهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misik (kasturi).”8
Setan dibelenggu, Tapi Masih Ada Maksiat
Setan dibelenggu, tapi hawa nafsu manusia tetap ada, itulah kenapa kita harus tetap menjaga diri dan memperbanyak ibadah.
إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ، وَفُتِحَتْ أَبُوَابُ الجَّنَةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ.
“Ketika masuk bulan Ramadhan maka setan-setan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup.”9
Umrah di Bulan Ramadhan Setara dengan Haji
Salah satu keistimewaan Ramadhan yang jarang orang ketahui adalah pahala umrah yang dilakukan di bulan suci ini. bersandar pada hadis shahih dari Ibnu Abbas RA:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِامْرَأَةٍ مِنَ الْأَنْصَارِ “مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّينَ مَعَنَا ؟” قَالَتْ : كَانَ لَنَا نَاضِحٌ فَرَكِبَهُ أَبُو فُلَانٍ وَابْنُهُ – لِزَوْجِهَا وَابْنِهَا – وَتَرَكَ نَاضِحًا نَنْضَحُ عَلَيْهِ. قَالَ : “فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِي فِيهِ ؛ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ حَجَّةٌ”
Rasulullah Saw. berkata kepada seorang perempuan dari kaum Anshar…, “Apa yang menghalangimu untuk menunaikan haji bersama kami?” Perempuan itu berkata, “Dahulu kami memiliki seekor unta yang selalu digunakan oleh ayah fulan dan anaknya, maksudnya adalah suami dan anak dari perempuan itu, kemudian dia membiarkan unta tersebut untuk mengangkut air. Beliau Rasulullah Saw. berkata, “Apabila datang Ramadhan, laksanakanlah umrah karena umrah pada bulan Ramadhan seperti ibadah haji.”10
Dalam riwayat lain Nabi Saw. bersabda:
أَنَّهَا تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِيْ
“Bahwa umrah pada bulan Ramadhan setara haji bersamaku.”11
Berdasarkan hadis di atas, benar adanya bahwa umrah Ramadhan setara dengan ibadah haji dalam pahalanya. Bahkan umrah pada Ramadhan seolah ibadah haji bersama dengan Rasulullah Saw.
Penting Sejak Sebelum Islam
Ramadhan sudah dianggap bulan suci dan penting di dunia Arab sebelum munculnya Islam, sering kali digunakan untuk menghentikan peperangan.
Pergeseran Kalender
Ramadhan maju sekitar 10-11 hari setiap tahunnya dalam kalender Masehi karena menggunakan kalender Hijriyyah (berbasis bulan) yang lebih pendek dari kalender Masehi.
Ramadhan Bisa Jadi yang Terakhir Buat Kita
Kita tidak pernah tahu, bisa jadi Ramadhan tahun ini, menjadi Ramadhan terakhir untuk kita, maka manfaatkan dengan ibadah dengan sebaik mungkin. Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu, masa luangmu sebelum datang masa sibukmu, hidupmu sebelum datang kematianmu.”12
Nah, berhubung sudah hampir setengah ramadhan, jangan lewatkan ramadhan hanya sebagai momentum tahunan ya!
walau tahun ke tahun ramadhan semakin berbeda, entah jauh dari orang tua, sahur dan buka tanpa tawa, atau beribadah tanpa sosok keluarga. Terpenting kita tidak kehilangan diri kita sendiri, karena semakin dewasa ini, yang kita butuhkan hanyalah sepi, untuk sekedar menepi, mencari dan menjawab sebuah esensi haqiqi, mengingat, Allah beri akal pada diri.
Tidak harus Riuh, Cukup Teguh
Semoga kita semakin memahami hakikat Ramadhan dan menjadi pribadi yang lebih baik setiap tahunnya. Semoga puasa kita diterima dan dikabulkan setiap do’a.
Sumber Referensi:
- الذر المنثور ١٨٣/١ ↩︎
- QS. Al-Baqarah: 183 ↩︎
- HR. Bukhari No. 1903 ↩︎
- HR. Bukhari No. 1896 dan Muslim No. 1152 ↩︎
- Fathul Bari, 4: 131 ↩︎
- HR. Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra, Sunan Ibnu Majah, dan Sunan At-Tirmidzi. ↩︎
- HR. Baihaqi. ↩︎
- HR. Bukhari, No. 1894 dan Muslim, No. 1151. ↩︎
- HR. Bukhari dan Muslim. ↩︎
- HR. Bukhari No. 1657. ↩︎
- HR. Abu Dawud No. 1990. ↩︎
- HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Hadis ini dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shagir. ↩︎
Website:
- Nu Online
- http://mui.or.id

Comments
Terima kasih
[2402]Pinup Official Login | বিকাশ পেমেন্ট ও সেরা স্লট গেম বোনাস,pinup এর অফিসিয়াল অ্যাপ ডাউনলোড করে সেরা স্লট গেম উপভোগ করুন। বিকাশ পেমেন্টের সহজ সুবিধা এবং আকর্ষণীয় অনলাইন ক্যাসিনো বোনাস পেতে আজই জয়েন করুন। visit: pinup