Home / Narasi Santri / Puisi / Diksi Sastra Seorang Santri
Swastamita hampir tenggelam.
Aksara suci mulai menggema dalam sudut-sudut ruang.
Lakara mengarungi luasnya sagara do'a.
Asa terpanjat dalam lakara, menembus sang jumantara.
Menimba ilmu, atma mendekat menuju rida sang kalam.

Sujud bersimpuh memohon ampunan tuhan.
Jejak langkah kaki tertuju pada gerbang pengabdian.
Oase hikmah tersimpan rapi dalam lembar kitab kuning.
Entah sampai kapan berada dalam penjara suci.
Visi suci terpatri, amerta dalam atma seorang santri.

Nirwana menjadi tujuan utama.
Banyaknya nafsu fana yang harus diterpa.
Visi suci haruslah tetap terlaksana.
Menegakkan satya dan memohon aksama kepada sang pencipta.
Bianglala kebahagiaan menanti di ujung cerita.
Ombak suka duka menggulung setiap masa.
Berjuanglah meniti jalan menuju ridho-Nya.

Ternyata,
Jumantara mengirimkan secarik pesan.

Tetaplah jadi bintang di palung terdalam,
katanya.

Penulis: Mira Fuadia Syofa

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *