Home / Narasi Santri / Puisi / Hening yang Menjadi Suci
”Idulfitri bagiku adalah kemenangan”
setelah sebulan penuh beribadah dan mendekat kepada-Mu, ya Rabb.

”Idulfitri adalah penyucian diri”
setelah hati ditempa sepanjang Ramadhan.
Idulfitri menjadi penghapus catatan kesalahan
yang tertulis selama setahun perjalanan hidup.

Idulfitri adalah pelebur dosa
ketika tangan saling berjabat dan hati saling memaafkan.

Idulfitri juga menjadi ujian baru
setelah sebulan kita belajar menahan diri.

Ia adalah tanda diterimanya amal
setelah kita menunaikan zakat dengan ikhlas.

Idulfitri adalah kelulusan rohani
bagi mereka yang melanjutkan ibadah dengan puasa Syawwal.

Idulfitri menghadirkan kebahagiaan
serta cahaya baru dalam menjalani kehidupan.

Setelah melewati berbagai ujian dan harapan,
Idulfitri menjadi momen pertemuan
yang menguatkan kembali tali silaturahmi.

Ia hadir dengan beragam hidangan khas
yang menambah hangatnya kebersamaan.

Idulfitri juga identik dengan lembaran uang baru
yang dibagikan penuh kegembiraan.

Namun lebih dari itu,
Idulfitri adalah tentang saling memaafkan
dan memohon ampunan.

Mengharap ridha-Mu, ya Allah,setelah sesama manusia saling merelakan kesalahan
dan kembali kepada kesucian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *