Home / Narasi Santri / Puisi / Tumbuh dalam Luka
Aku pernah patah,
Dalam kebahagiaan yang salah
Aku pernah jatuh,
Dalam takdir yang ku rengkuh.

Ada luka yang tak bersuara,
Menyulusup jauh dalam jiwa.
Luka itu tumbuh diam–diam,
Mengakar di sudut terdalam.

Jika ini proses tumbuh,
Mengapa rasanya seperti kehilangan seluruh arah?
Jika ini cara sembuh,
Mengapa aku justru semakin lelah?

Luka yang ku kira hanya singgah,
Nyatanya ia memilih tinggal.
Perlahan ku coba melupakan,
Perlahan ku coba bertahan.

Waktu seolah memberi penjelasan,
Menyelami diri yang dulu terabaikan,
Mengajarkanku arti bertahan,
Dan belajar berdamai tanpa alasan.

Ternyata luka bukan hanya tentang sakit,
Tetapi mengajarkanku caranya bangkit.
Tak lagi memaksa tumbuh seketika
Perlahan hancur pun bisa jadi awal yang bermakna.

Kini aku tumbuh meski tak sempurna,
Dari segala luka yang pernah menerpa.
Aku pun belajar menerima,
Bahwa tumbuh seringkali berasal dari yang paling menyakitkan dalam jiwa.

Penulis: Mira Fuadia Syofa

Related Posts

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *