Home / MA An-Nawawi / Muchadloroh Kubro MAPK: Wujud Budaya dan Identitas Ilmiah Santri Unggulan
Berita MA An-Nawawi

Muchadloroh Kubro MAPK: Wujud Budaya dan Identitas Ilmiah Santri Unggulan

Purworejo, annawawiberjan.id (06/06/2026) Santri Program Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK) kembali menyelenggarakan Muchadloroh Kubro pada Selasa di Gedung TQN An-Nawawi, Banjaran, Gebang, Purworejo. Kegiatan tersebut dihadiri siswa-siswi MAPK, tamu undangan, serta alumni MAK/MAPK yang tergabung dalam Persatuan MAK (PERMAK).

Muchadloroh Kubro merupakan wadah pengembangan keterampilan berbahasa Arab dan Inggris serta kemampuan retorika dakwah santri di depan umum. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari aktualisasi nilai-nilai ilmiah dan keagamaan yang berkembang di lingkungan MAPK.

Mauidhotul Hasanah yang disampaikan oleh putra ketiga pengasuh pondok sekaligus anggota PERMAK, Mas Salik Iqtafa menyoroti pentingnya keseimbangan antara berbicara dan mendengarkan dalam proses belajar.

Banyak orang ingin didengar tapi tidak mau mendengarkan orang lain. Padahal, sejatinya santri dan santriwati yang latar belakangnya pencari ilmu, mendengarkan itu sebagian dari belajar. Mendapatkan informasi juga termasuk belajar. Ujar Mas Salik Iqtafa.

Pada kesempatan yang sama, Mas Salik Iqtafa menekankan pentingnya berbicara secukupnya serta menyampaikan sesuatu berdasarkan fakta dan kapasitas diri.

BEKAL YANG DIBAWA, DUNIA YANG BELUM DIKENAL

Ketika kita terlalu banyak bicara, tidak bisa menjaga lisan, maka itu akan merusak otak dan hati kita. Juga apa yang kita bicarakan itu harus faktual dan sesuai kapasitas kita. Lanjut Mas Salik Iqtafa.

Selanjutnya, Mas Salik Iqtafa mengingatkan pentingnya menempatkan proses belajar secara proporsional. Menurut Mas Salik Iqtafa, seseorang perlu memiliki fokus dan prioritas dalam mengembangkan kapasitas diri.

Belajar segala hal itu boleh, tapi menjadi terdepan di segala hal itu rakus.

Mas Salik Iqtafa juga mengajak generasi yang hidup di era serba instan untuk mengurangi konsumsi video pendek di media sosial. Menurut Mas Salik Iqtafa, algoritma video pendek dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mempertahankan fokus pada aktivitas yang berdurasi panjang.

Otak kita itu fokusnya bisa terpecah oleh konten video short, yang tema-temanya juga berbeda. Hasilnya, akan susah fokus pada satu hal yang berdurasi lama dan maunya yang instan, dan semua itu akibat dari banyaknya memakan instanisasi short-short medsos. Ujar Mas Salik Iqtafa.

Mas Salik Iqtafa juga berpesan kepada seluruh hadirin untuk terus mengasah kepekaan dan empati terhadap sesama.

Ribuan Jamaah dan Sang Cicit Hadiri Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani

Asahlah diri pribadi agar menjadi lebih peka. Ujar Mas Salik Iqtafa.

Lebih lanjut Kepala Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo, M. Ato’ Ibnu Ribah, yang juga merupakan alumni MAK, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut kepala pondok, Muchadloroh Kubro menjadi wadah ilmiah bagi santri MAPK sekaligus sarana motivasi dalam menuntut ilmu.

Kita merasa bahagia karena sudah adanya keaktifan santri MAPK di media online dengan konten ilmiah seperti Live Streaming, Instagram dan Tiktok yang berlatar belakang keilmuan. Semoga dengan adanya penyelenggaraan acara ini bisa menjadi motivasi untuk kita semua saat mencari ilmu dalam hal apa pun. Ujarnya.

Sementara itu, Said Agil, Pembina MAPK, menjelaskan bahwa Muchadloroh Kubro merupakan salah satu hasil dari budaya intelektual yang berkembang di lingkungan asrama MAPK.

M3AN An-Nawawi Gelar Seminar Ke-Rois-an dan Simulasi Bahtsul Masail

Kegiatan ini adalah salah satu hasil kecil dari nilai-nilai intelektual yang menjadi identitas dan budaya di lingkungan asrama. Harapannya, tentu tertuju pada santri unggulan itu sendiri, ya supaya menjadi unggul dalam bidangnya masing-masing Ucap Said Agil saat diwawancarai.

Said Agil juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut telah berlangsung sejak awal berdirinya MA An-Nawawi yang saat itu hanya membuka satu jurusan, yakni Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK), yang kini dikenal sebagai MAPK.

Event ini sudah ada sejak dulu, namun sempat berhenti karena wabah Covid-19. Tapi sudah mulai lagi tahun 2023. Ujar Said Agil.

Meskipun sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, kegiatan ini kembali diselenggarakan pada tahun 2023 dan terus berlangsung hingga saat ini.

Sejak berdirinya MA An-Nawawi pada 2 Juni 2000 sekaligus lahirnya jurusan MAK, angkatan pertama dikenal dengan nama Mbarep. Salah satu siswa angkatan Mbarep adalah Hj. Ashfa Khoirun Nisa’ yang akrab disapa Mba U, putri pertama pengasuh pondok.

Pada tahun pelajaran 2019–2020, MA An-Nawawi mulai menerapkan kurikulum terintegrasi yang memadukan kurikulum madrasah formal dan pondok pesantren salaf. Selanjutnya, pada 7 Desember 2020, MA An-Nawawi memperoleh kepercayaan melalui SK Nomor 7111 Tahun 2020 sebagai Madrasah Aliyah Unggulan Program Keagamaan (MAPK). Pada tahun pelajaran 2021–2022, MA An-Nawawi resmi memperoleh izin penyelenggaraan program unggulan MAPK dengan fokus pembelajaran keagamaan, seperti Tahfidz Al-Qur’an, hafalan Hadis Arbain Nawawi, kajian Kitab Kuning, dan Sastra Arab.

Muchadloroh Kubro tahun ini mengangkat tema yang diambil dari sebuah syi’ir berbahasa Arab yang bermakna “Kesungguhan akan mendekatkan sesuatu yang jauh dan akan membuka semua pintu yang terkunci”.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan berbagai lomba praacara, meliputi Tahfidzul Hadis, Presenter Competition, Mustaqimul Lughoh, dan kompetisi lainnya di masing-masing asrama. Salah satu daya tarik kegiatan yang diselenggarakan satu kali setiap semester ini adalah penggunaan bahasa asing dalam perlombaan. Pada tahun ini, Bahasa Arab digunakan oleh santri putri, sedangkan Bahasa Inggris digunakan oleh santri putra.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang diikuti tamu undangan, alumni, dan peserta.

Kegiatan ini bertujuan menjadi wadah aktualisasi dan evaluasi nilai-nilai ilmiah yang berkembang di lingkungan asrama MAPK sebagai bagian dari pembinaan santri program unggulan.

Penulis: Muhammad Azki Safitra

Editor: Tim Jurnalistik An-Nawawi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *