Purworejo, annawawiberjan.id (17/06/2026) Pondok Pesantren An-Nawawi Mlilir bersama SMP dan SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo sukses menggelar Khataman Akhirussanah dan Wisuda Purna Siswa Angkatan Pertama. Acara yang menjadi tonggak sejarah bagi lembaga pendidikan tersebut berlangsung meriah, khidmat, dan penuh haru dengan dihadiri oleh ratusan wali santri, tamu undangan, serta keluarga wisudawan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Kirab Wisudawan yang mengantarkan para peserta wisuda menuju lokasi acara. Suasana semakin semarak saat Grand Opening menampilkan video berisi foto-foto wisudawan beserta kata-kata motivasi yang menggugah semangat untuk meraih masa depan. Acara kemudian dibuka oleh dua pembawa acara, Rahmad Fajar Saputra dan Kuuni Tazkiyatan Nuha.
Nuansa kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air terasa kuat saat seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Yalal Wathon dan Hymne Kanamli yang dibawakan oleh Tim Paduan Suara An-Nawawi Mlilir. Sebelum memasuki acara inti, seluruh hadirin mengikuti Mujahadah Tahlil yang dipimpin oleh K.H. Muhibbin untuk memohon keberkahan dan kelancaran acara Khataman Akhirussanah dan Wisuda Purna Siswa.
Memasuki acara inti, prosesi khataman dan wisuda menjadi momen yang paling dinantikan oleh para siswa, wali santri, serta tamu undangan yang hadir. Sebanyak 62 siswa-siswi kelas IX SMP Unggulan An-Nawawi Purworejo mengikuti Khataman Kitab dan Prosesi Wisuda, sedangkan 54 siswa-siswi kelas XII SMK Unggulan An-Nawawi dari Program Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Desain dan Produksi Busana (DPB) mengikuti Khataman Al-Qur’an dan Wisuda Purna Siswa Angkatan Pertama.
Prosesi utama diawali dengan Khataman Kitab Kelas IX SMP Unggulan An-Nawawi pada fan Nahwu dan Shorof dengan mengkhatamkan kitab Al-Jurumiyyah, Amtsilatut Tashrifiyyah, dan Al-I’rob. Setelah itu, dilaksanakan Prosesi Wisuda Kelas IX yang dipimpin oleh Kepala SMP Unggulan An-Nawawi, M. Shidqul Hidayat, didampingi Kepala Pondok Putra, Rifai, dan Kepala Pondok Putri Siti Maziatul Baity.
Pelaksanaan Khataman Al-Qur’an siswa kelas XII SMK Unggulan An-Nawawi berlangsung khidmat. Pada kesempatan tersebut, Do’a Khotmil Qur’an dipimpin oleh K.H.R. M. Maulana Alwi. Selanjutnya, dilaksanakan Prosesi Wisuda Kelas XII SMK oleh Kepala SMK Unggulan An-Nawawi, A. Abdul Fatah, bersama Kepala Pondok Putra, Rifai, dan Kepala Pondok Putri, Siti Maziatul Baity.
Setelah prosesi wisuda, para hadirin diajak menyaksikan perjalanan para siswa melalui pemutaran video dokumenter karya siswa angkatan pertama. Video tersebut memuat rangkaian kenangan selama menempuh pendidikan di pesantren dan bersekolah, harapan-harapan, serta pesan dari bapak dan ibu guru. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan nasyid oleh santri An-Nawawi Mlilir yang semakin menambah kemeriahan suasana.
Pada sesi sambutan, perwakilan wali santri, Umar, menyampaikan rasa terima kasih kepada para pengasuh, asatidz, dan dewan guru yang telah membimbing serta mendidik putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren An-Nawawi Mlilir. Dalam sambutannya, beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan baik dari pihak wali santri maupun para siswa selama proses pendidikan berlangsung.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman Santri Berprestasi dan Wisudawan Terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta capaian akademik maupun nonakademik para siswa. Untuk tingkat SMP, penghargaan Santri Berprestasi diraih oleh M. Irsyadulubab (Kelas 7A), Arrizta Naure Anjani (Kelas 7B), Nadiva Faranisa Azni (Kelas 7C), Kaka Gafar Zada (Kelas 8A), dan Salwa Althafunnisa (Kelas 8B). Sementara itu, penghargaan Wisudawan Terbaik SMP diraih oleh Bintanf Arkana Isra (Kelas 9A) dan Zahra Ayu Parahita (Kelas 9B).
Adapun pada tingkat SMK, penghargaan Santri Berprestasi diberikan kepada Ramdhan Fakhri Luqman Almajid (X DKV 1), Kuuni Tazkiyatan Nuha (X DKV 2), Halimah Nur Kholifah (X DPB), Ilyas Luthfiansah (XI DKV 1), Nida Aulia Choiroh (XI DKV 2), dan Rahma Gita Shofia (XI DPB). Sementara itu, Wisudawan Terbaik SMK diraih oleh Rizki Fauzi (XII DKV 1), Chalisa Salsabila Putri (XII DKV 2), dan Lu’lu Il Maknun (XII DPB).
Setelah itu, Ketua Yayasan An-Nawawi Berjan Purworejo, K.H.R. M. Maulana Alwi, menyampaikan sambutan dan pesan kepada seluruh wisudawan. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan An-Nawawi Berjan Purworejo, K.H.R. M. Maulana Alwi, menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh lulusan.
An-Nawawi Mlilir ini tidak menjanjikan hidup yang mudah, tetapi sebisa mungkin menunjukkan arah bagaimana menjalani kehidupan dengan cara yang baik. Tiga tahun bukanlah waktu yang singkat. Masa tersebut cukup untuk memberikan bekal yang pantas bagi para santri dalam mengarungi kehidupan di masa yang akan datang. Tuturnya.
K.H.R. M. Maulana Alwi juga menegaskan bahwa Pondok Pesantren An-Nawawi Mlilir berupaya mencetak generasi yang menganggap menjadi orang baik sebagai sesuatu yang wajar dan menjadi bagian dari jati diri seorang muslim.
Putra-putri panjenengan telah diberikan petunjuk untuk selalu menjadi orang baik, bukan karena perbuatan baik orang lain. Kami berusaha menciptakan kader-kader yang menganggap bahwa menjadi orang baik adalah sesuatu yang normal, karena memang Allah menciptakan manusia untuk menjadi pribadi yang baik. Jelasnya.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan An-Nawawi Berjan Purworejo, K.H.R. M. Maulana Alwi, menyampaikan pesan bahwa para santri secara tidak langsung telah menjadi bagian dari almamater Pondok Pesantren An-Nawawi dan termasuk orang-orang yang pernah mengaji. Karena itu, ilmu yang telah diperoleh selama belajar perlu diupayakan agar dapat memberi manfaat dalam kehidupan.
Sampeyan semua ini mau terima atau tidak, sudah menjadi bagian dari orang orang yang pernah ngaji, maka mari kita bersama sama kita usahakan, kita upayakan, bahwa orang yang pernah ngaji itu bisa menjadikan apa, yang berusaha dia peroleh ketika dia belajar bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat di kehidupannya.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui penampilan flashmob yang dibawakan oleh para santri sebelum memasuki sesi penutup.
Sebagai puncak acara, Mauidhotul Hasanah dan Do’a Penutup disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Mlilir, K.H. Achmad Chalwani Nawawi. Dalam nasihatnya, beliau mengutip firman Allah Swt.:
وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
Pengasuh menjelaskan bahwa pendidikan di Pondok Pesantren An-Nawawi Mlilir, termasuk SMP dan SMK Unggulan An-Nawawi, berangkat dari semangat ayat tersebut, yaitu mendahulukan urusan akhirat tanpa melupakan kebutuhan dunia.
Bagaimanapun agama dan akhirat harus didahulukan daripada dunia. Karena itu di pesantren ini para santri dibekali ilmu agama sejak dasar agar memiliki pondasi yang kuat dalam menjalani kehidupan. Ungkap Kiai Chalwani.
K.H. Achmad Chalwani Nawawi menegaskan pentingnya do’a orang tua agar anak-anaknya istiqamah dalam menuntut ilmu dan rajin mengaji. Beliau juga berbagi pengalaman bahwa do’a tersebut beliau peroleh dari almarhum Simbah K.H. Imam Yahya Mahrus Ali Lirboyo, Kediri,
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ، مُحَمَّدٌ رَّسُولُ اللهِ صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِينُ
Rangkaian Khataman Akhirussanah dan Wisuda Angkatan Pertama kemudian ditutup dengan sesi foto bersama para wisudawan bersama Pengasuh Pondok Pesantren, menandai berakhirnya sebuah momen bersejarah yang akan selalu dikenang oleh keluarga besar SMP dan SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo.
Wisuda angkatan pertama ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan SMP dan SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo sekaligus menegaskan komitmen lembaga dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Comment