Perjalanan merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Baik perjalanan dekat maupun jauh, semuanya bukan sekadar perpindahan fisik dari satu tempat ke tempat lain. Dalam ajaran Islam, setiap langkah dan perpindahan dianjurkan untuk diawali dengan do’a serta tawakal kepada Allah Swt. Hal ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk kesadaran bahwa keselamatan, kecukupan, dan keberkahan hanya datang dari-Nya.
Salah satu amalan yang dianjurkan ketika hendak pulang atau bepergian adalah membaca Surah Al-Quraisy sebagai bentuk ikhtiar memohon perlindungan kepada Allah Swt.
Membaca Surah Al-Quraisy saat hendak bepergian, dianjurkan membaca Surah Al-Quraisy dengan ketentuan berikut:
- 3 kali untuk perjalanan dekat.
- 7 kali untuk perjalanan menengah.
- 11 kali untuk perjalanan jauh.
Dengan niat memohon perlindungan dan keberkahan, insya Allah perjalanan akan senantiasa berada dalam penjagaan Allah Swt.
Di dalam surah tersebut terdapat ayat yang sarat makna perlindungan:
ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوعٍ وَءَامَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ
“(Allah Swt.) yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.”
Ayat ini menegaskan bahwa Allah Swt. adalah Dzat yang memberikan kecukupan dan rasa aman. Membacanya ketika hendak bepergian menjadi simbol penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya.
Selain membaca Surah Al-Quraisy, dianjurkan pula membaca do’a ketika keluar rumah atau saat berada di dalam kendaraan:
بِسْمِ اللّٰهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللّٰهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
“Dengan nama Allah Swt. (aku keluar). Aku bertawakal kepada-Nya. Tiada daya dan upaya kecuali karena pertolongan Allah.” (HR. Abu Dawud & At-Tirmidzi)
Do’a ini memiliki kandungan mengajarkan ketergantungan total seorang hamba kepada Allah Swt. dalam setiap langkah kehidupannya. Dengan membaca do’a ini, seorang muslim menanamkan keyakinan bahwa segala urusan berada dalam kuasa Allah Swt.
Selain do’a perjalanan, penting pula untuk tetap menjaga wirid dan sholawat yang telah dipelajari. Seperti yang pernah diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah Saw. bersabda:
مَنْ نَسِيَ الصَّلَاةَ عَلَيَّ خَطِئَ طَرِيقَ الْجَنَّةِ
“Barang siapa yang lupa membaca sholawat kepadaku, maka ia telah menyimpang dari jalan menuju surga.”
Hadis ini menjadi pengingat pentingnya memperbanyak sholawat sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw.
Di antara do’a dan wirid yang sering diamalkan adalah dua ayat terakhir Surah At-Taubah:
لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
فَإِن تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِىَ ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْعَظِيمِ
“Sungguh telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling, maka katakanlah: Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.”
(QS. At-Taubah: 128–129)
Selain itu, terdapat pula zikir yang dibaca setelah shalat fardu:
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ
Do’a ini mengandung pembinaan pribadi agar kita memiliki pemikiran yang cemerlang, memiliki inovasi, gagasan, mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.
Selanjutnya zikir yang berkaitan dengan keamanan dan dapat dibaca setelah shalat fardu yaitu:
اَللهُ حَفِيْظٌ لَطِيْفٌ قَدِيْمٌ قَدِيْرٌ أَزَلِيٌّ حَيٌّ قَيُّوْمٌ لَا يَنَامُ
“Allah Maha Memelihara, Maha Lembut, Maha Dahulu (tidak berawal), Maha Kuasa, Maha Azali (tidak berakhir), Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri (tidak membutuhkan apa pun), dan tidak pernah tidur.”
Dan dapat alangkah baiknya dilanjutkan membaca sholawat berikut:
صَلَّى اللهُ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدْ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْن ءَامِنــِّى مِمَّا
نــَخَافُ سَلِّمْنــِّى مِمَّا نــَخَافُ نــَجِّنــِّى مِمَّا نــَـخَافُ
“Semoga Allah melimpahkan rahmat-Mu wahai Muhammad, Wahai Tuhan (Allah Swt.) Yang Memberikan keamanan kepada orang-orang yang takut, Berikanlah kami aman (di dunia) dari apa saja yang kami takuti. Selamatkanlah kami (di akhirat) dari apa saja yang kami takuti. Bebaskanlah kami dari apa saja yang kami takuti.
Perjalanan yang diawali dengan do’a dan zikir bukan hanya menghadirkan ketenangan batin, tetapi juga menjadi wujud keyakinan bahwa keselamatan sejati berasal dari Allah Swt. Dengan membaca Surah Al-Quraisy, doa keluar rumah, serta memperbanyak sholawat dan wirid, seorang muslim meneguhkan tawakalnya.
Sebelum melangkah dan memulai perjalanan, pastikan hati telah lebih dahulu bersandar kepada-Nya. Sebab sejauh apa pun perjalanan ditempuh, perlindungan terbaik tetaplah dari Allah Swt.
Artikel ini disarikan dari materi ceramah KH. Achmad Chalwani.

Comments
References:
High Roller Casino Bonus ohne Einzahlung https://www.fsi.com.my/l.php?u=https://s3.amazonaws.com/new-casino/Beau-Casino-Bewertung.html
References:
Bet.Bet Casino Bonus ohne Einzahlung https://4gameforum.com/
References:
Bwin Casino Einzahlung https://ikonet.com/en/visualdictionary/static/us/blog_this?id=https://bizsiteo.in/roxiedease129
References:
Mega Medusa Casino Auszahlung https://www.homecamgirl.com:443/external_link/?url=https://raovatonline.org/author/galegooge34/
References:
Casino Royal Einzahlung milegajob.com
References:
Winsane Casino Erfahrungen https://benditojobs.com